Jakarta, 18 Februari 2024 – Yun Artified Community Center berkolaborasi dengan Shaolin Xiu Indonesia untuk merayakan Chinese New Year di Town Hall, IDD, PIK 2. Acara ini menampilkan pameran karya seni dan seni tradisional Tionghoa, menyambut Tahun Baru Cina 2024 dengan meriah.
Yun Artified Community, didirikan oleh ibu Yince, seorang seniman otodidak yang ahli dalam berbagai bidang seni seperti seni lukis, Chinese calligraphy, dan patung. Dalam rangka menyambut Imlek 2024, ibu Yince mengadakan pameran seni yang diikuti oleh para seniman dan murid-murid Yun Art. Pameran untuk perayaan Chinese New Year ini menampilkan karya-karya lukisan, kaligrafi, dan patung yang menggambarkan keindahan dan kedalaman seni tradisional serta modern Tionghoa.
Seni adalah bahasa universal yang melampaui batas negara, ras, etnis, kepercayaan, dan politik. Dalam mengekspresikan seni, yang terpenting adalah kejujuran dan rasa. Saat Yun Artified Community mengundang Shaolin Xiu Indonesia untuk memeriahkan acara pameran, shifu Yanhao menyambut dengan antusias. Shaolin Xiu Indonesia tampil tepat pada hari terakhir acara, membagi penampilan mereka menjadi tiga bagian.
Bagian pertama perayaan Chinese New Year ini dibuka dengan pertunjukan tim bendera oleh para guru, dilanjutkan dengan tarian kipas oleh anak-anak Rumah Hati Suci. Penampilan kungfu anak dan remaja menampilkan murid-murid Shaolin Xiu Indonesia dari berbagai kelas, termasuk murid ekstrakurikuler SD Abdi Siswa dan murid dewasa. Mereka menunjukkan teknik tangan kosong Shi San Quan dan berbagai senjata tradisional.
Bagian kedua merupakan intermezzo, di mana MC menjelaskan filosofi di balik Taiji Quan dan Shaolin Qigong, yang disebut sebagai meditasi bergerak karena memerlukan tingkat konsentrasi tinggi dan koordinasi mental yang kompleks. Penonton diajak ikut serta mencoba gerakan qigong dipimpin oleh ibu Kshantica, salah satu guru Shaolin Xiu Indonesia.
Bagian ketiga diawali dengan permainan tarian naga kecil oleh dua performer, dilanjutkan dengan penampilan para guru yang menunjukkan keterampilan menggunakan berbagai senjata seperti 9 sections whip, double hammer, pedang tameng, toya, tombak, pedang besar (dao), dan pedang lurus (jian). Keseluruhan acara Shaolin Xiu Indonesia berlangsung selama sekitar 1 jam 45 menit.

Acara ini mendapatkan sambutan baik dari ibu Yince dan komunitas Yun Art. Komentar positif juga datang dari para orangtua murid dan penonton yang hadir. Pengurus Town Hall IDD juga menyampaikan apresiasi atas keberhasilan acara ini. Melalui acara ini, seni dan tradisi Tionghoa dipersembahkan dengan meriah dalam rangka perayaan Chinese New Year.
Dengan berbagai pertunjukan yang memukau, acara ini menjadi salah satu highlight dalam perayaan Chinese New Year di Pantai Indah Kapuk. Sebagai bentuk apresiasi terhadap seni dan tradisi Tionghoa, perayaan Chinese New Year ini tidak hanya menampilkan keindahan seni visual tetapi juga kekuatan dan keanggunan seni bela diri Shaolin. Melalui pameran dan pertunjukan ini, masyarakat diajak untuk lebih mengenal dan menghargai kekayaan budaya Tionghoa yang telah menjadi bagian penting dalam perayaan Chinese New Year.





