Hari Sabtu malam, tanggal 25 Januari 2025, area Atrium Mall Kelapa Gading 5 dipenuhi oleh pengunjung. Suasana menyambut pergantian tahun Imlek atau Chinese New Year, sangat terasa. Dekorasi dengan nuansa merah dan pink menghiasi seputar area Mall Kelapa Gading, membawa suasana ceria bagi para pengunjung. Memasuki tahun Ular ini, MKG mengusung tema Blushing Fortune untuk keseluruhan rangkaian acara tahun barunya.
Shaolin Indonesia sebagai partner Summarecon Mall Kelapa Gading dalam menggalakkan budaya hidup sehat, turut memeriahkan rangkaian acara Imlek di Mall Kelapa Gading. Tampil sebagai nomor pamungkas di hari Sabtu, 25 Januari 2025, Shaolin Indonesia membawa 30 personil, terdiri dari murid dan guru, membawakan pertunjukan Kungfu dan Qigong selama hampir 60 menit.
Tampil dalam acara ini antara lain jurus-jurus tangan kosong Shaolin yang sudah berusia ribuan tahun seperti Luo Han Quan, Tong Bei Quan, Taizu Zhang Quan, Xinyiba, dan lain sebagainya. Jurus-jurus tersebut selain menunjukkan penguasaan skill dasar kungfu Shaolin yang kuat, juga menuntut keahlian penampilnya dalam penguasaan nafas dan rasa, yang menjadi jiwa dari jurus-jurus tersebut.

Selain tangan kosong, dipertunjukkan juga berbagai jenis senjata, baik senjata panjang maupun pendek, senjata keras maupun lentur. Penonton dapat melihat jurus tombak Shaolin, Meteor Dart, 9 Section Whip, pedang Dharma, golok, Double Hammer, Shaolin Gun, Double Nunchaku, dan lain-lain. Jurus senjata selalu memberikan keseruan bagi yang menonton, karena banyaknya variasi tricks dan efek dari senjata yang bersangkutan, baik itu efek suara maupun visual. Namun sebenarnya dibalik itu, jurus senjata juga menuntut ketajaman rasa dari pemegangnya, karena senjata menjadi perpanjangan tangan sekaligus bagian tak terpisahkan dari tubuh kita, saat kita membawakan jurusnya.
Sepanjang pertunjukan yang hampir mencapai 1 jam ini, seluruh area atrium MKG 5 dipadati pengunjung. Dari lantai dasar hingga lantai 3, penonton memenuhi tepian atrium, bahkan di lokasi lantai yang terdapat tenan. Antusiasme penonton menjadi bara penyemangat bagi penampil, untuk tetap memberikan semangat prima hingga akhir acara.





